Jumat, 23 Maret 2018

manfaat mendaki gunung untuk kesehatan tubuh

Manfaat mendaki gunung untuk kesehatan

Dewasa ini, kegiatan mendaki gunung telah berevolusi menjadi kegiatan yang digandrungi semua kalangan. Bagaikan kepulan zat adiktif, keseruan saat menjamahi keagungan sebuah gunung, mampu membuat semua orang ketagihan. Mendaki gunung adalah trend masa kini.
Namun, dalam artikel yang sedang anda baca saat ini, akan kami katakan bahwa mendaki gunung bukanlah sebuah trend semata, anda bisa mendapatkan banyak manfaat untuk kesehatan saat mendaki gunung, baik manfaat yang bisa langsung anda rasakan atau manfaat yang akan anda rasakan di masa mendatang. Ini dia manfaat mendaki gunung untuk kesehatan....

> mendaki gunung akan meningkatkan kapasitas kerja jantung dan paru - paru

Mendaki gunung, berjalan menyusuri track yang menantang dengan beban carier yang dipikul akan memaksa jantung dan paru - paru untuk bekerja lebih gigih dibanding dengan saat menjalani rutinitas sehari - hari. Secara perlahan, kegiatan seperti itu akan membentuk kekuatan pada jantung dan paru - paru. Tidak hanya itu, menghirup udara yang terbebas dari polusi, seperti udara di alam bebas, adalah olahraga kardio untuk pernafasan. Saat kamu melakukannya dengan teratur, hal itu akan membuat pernafasanmu lebih sehat. Secara singkat, mendaki gunung dengan persiapan yang baik mampu memperkecil serangan jantung dan stroke, serta dapat mengoptimalkan suplai oksigen dan peredaran darah dalam tubuh.

> mendaki gunung dapat meningkatkan daya tahan tubuh

Tuhan menciptakan tubuh manusia sangatlah berbeda dengan barang - barang buatan manusia itu sendiri. Barang buatan manusia, semakin sering digunakan, semakin cepat pula barang itu rusak. Tubuh manusia, semakin sering digunakan akan semakin kuat dan tahan lama.
Lihat saja orang - orang yang rajin berolahraga, kebanyakan mereka sehat sampai tua. Berbeda dengan orang - orang yang malas berolahraga, malas menggerakkan tubuh, mereka akan merasakan betapa susahnya menjadi tua. Hubungannya dengan manfaat mendaki? Jelas, para pendaki yang terbiasa dengan extrimnya cuaca di atas gunung, menyusuri jalanan menanjak yang membuat keringat membasahi tubuh atau menahan beban carier yang bebannya tidak kalah dengan beban hidup, seolah mereka sedang membenturkan tubuh mereka keluar zona nyama. Sehingga terciptalah daya tahan tubuh yang kuat. Tidak lembek, terkena angin sedikit langsung tidak enak badan.

> mendaki gunung mampu menjaga kepadatan tulang

Dalam pembahasan tentang bagaimana cara menjaga kepadatan tulang, seperti dalam artikel ini, ada banyak cara untuk menjaga kepadatan tulang, 3 diantaranya adalah membiasakan berjalan kaki, naik dan menuruni tangga, serta berjemur di bawah sinar matahari pagi.
Tentu saja, sebagai seorang pendaki gunung, kita telah melaksanakan 3 cara yang telah disebutkan di atas, kita sudah terbiasa berjalan kaki menyusuri track menuju puncak, naik - turun gunung sebagai pengganti naik - turun tangga dan seorang pendaki sudah akrab dengan sapaan sinar mentari pagi. Secara singkat, mendaki gunung menjauhkan kita dari penyakit osteoporosis.

> mendaki gunung mampu menjaga berat badan

Meskipun tidak bim salabim, sekali mendaki gunung badan kamu mendadak langsing, namun kegiatan mendaki gununh dipercaya bisa membantumu dalam upaya menurunkan berat badan. Pasalnya, mendaki gunung bisa menjadi olahraga yang membakar banyak kalori. Namun, meskipun demikian, manfaat yang satu ini jangan dijadikan tujuan utama, karena waktu yang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan dengan mendaki tidaklah sebentar, sebaliknya, biasanya orang tidak sabar dan ingin melihat hasilnya dalam sekejap. Hal ini bukan motivasi terbaik untuk tetap mendaki gunung.

> mendaki gunung bisa menambah kapasitas otak dan meningkatkan daya ingat

Demikian adalah kutipan dari David Atkinson, direktur dari Cooper Venture Development Program, salah satu divisi dari Cooper Aerobic Center di Dellas Amerika Serikat. Apa itu Serotonin? Dia adalah hormon di otak yang berfungsi sebagai modulator kapasitas kerja otak yang mencakup dalam pengaturan stabilitas emosi, pemahaman dan nafsu makan.
Jadi, sudah sepantasnya, para pendaki menjadi seseorang yang produktif dalam bekerja, produktif sendiri bukan hanya banyak menghasilkan sebuah pekerjaan, namun menciptakan suasana asik dan riang di dalam lingkungan pekerjaan termasuk gambaran dari kata produktif.

> mendaki gunung dapat menjauhkan dari stres

Bergerak sampai mengeluarkan keringat dapat memberikan efek relaks kepada tubuh, oleh sebab itulah saat kamu mulai berjalan menyusuri track dan mengeluarkan keringat, kamu akan merasa bahwa mendaki mampu menghilangkan stres dan membuatmu merasa bahagia.
Tidak sampai disitu, selain itu, pemandangan hijau yang ada pada dedaunan mampu menjaga kesehatan mata, menghilangkan stres dan membuat fikiran menjadi tenang. Mengapa? Karena dedaunan berwarna hijau banyak mengandung klorofil dan aroma sehat sehingga mampu membuat saraf kita menjadi tenang, sekaligus menyehatkan indera penglihatan.

Kamis, 22 Maret 2018

Open request pendakian gunung

Open request pendakian :

Mt.arjuno 250.000 / pax
Mt.welirang 250.000 / pax
Mt.arjuno welirang 450.000 / pax
Mt.argopuro 850.000 / pax
Mt.ijen 350.000 / pax
Mt.lawu 350.000 / pax
Mt.merapi 400.000 / pax
Mt.merbabu 400.000 / pax
Mt.merbabu-merapi 750.000 / pax
Mt.sindoro 450.000 / pax
Mt.sumbing 450.000 / pax
Mt.sindoro - sumbing 850.000 / pax
Mt.slamet 550.000 / pax
Mt.rinjani 1.750.000 / pax

Syarat dan ketentuan :
> Peserta minimal 7 orang
> Jadwal pendakian menyesuaikan kondisi gunung (buka)

Fasilitas :
> Transportasi mobil surabaya - bc pp
> BBM
> Driver
> tol
> Parkir
> Simaksi (tiket)
> Logistic (3 x makan / hari ) selama pendakian
> Porter team
> Alat camping
    - Tenda
    - Matras
    - Lampu tenda
> Alat masak
    - Kompor
    - Cookingset
> Dokumentasi
> Sovenir pendakian

Info :
087853192809
D2D99385

gassadventuresidoarjo@gmail.com
Gassadventure Sidoarjo
#pendakiindonesia#pendaki#backpacker

Basecamp :
GASS Adventure
Dsn. Salam Rt 16 Rw 05 Suko - Sidoarjo
(50 meter arah barat dari gerbang Perum Bumi Suko Indah Sidoarjo)

Rabu, 21 Maret 2018

Mountain sickness

MOUNTAIN SICKNESS

Sakit kepala alarm gangguan

Ada beberapa bahaya yang muncul dari hobi mendaki gunung. Yang paling ringan, gangguan pencernaan. Bisa juga, tergigit binatang berbisa atau mengalami Hipotermia (penurunan suhu tubuh) dan Hipoglikemia (penurunan kadar gula dalam darah)

Menurut keterangan dari berbagai sumber yang didapat, tubuh selalu berusaha beradaptasi dengan lingkungan. Bila berada dalam suhu dingin, tubuh membutuhkan banyak kalori untuk kepentingan metabolisme. Dengan begitu, suhu tubuh tetap stabil. Untuk metabolisme tubuh, dibutuhkan oksigen. Semakin tinggi tempat, kadar oksigen kian berkurang. Ini yang membuat pendaki gunung rentan mengalami Hipotermia (penurunan suhu tubuh).

Dalam kondisi parah, penderita hipotermia seharusnya segera dibawa turun. Bila dibiarkan, itu akan membahayakan. Sambil dibawa turun, pasien dikondisikan tetap hangat, ini merupakan prosesur pengamanan korban hipotermia.

Selain itu, para pendaki biasanya mengalami hipoglikemia (penurunan kadar gula dalam darah). Sebab, bahan makanan yang dibawa serba instan. Misalnya mie instan. Sehingga kadar gula dalam tubuh tak terpenuhi, dan akhirnya drop. Antisipasinya, pendaki diminta membawa gula jawa, bisa juga gula batu. Dua bahan tersebut bisa menambah kalori tubuh. Juga membawa minuman hangat yang manis, sering minum minuman hangat yang manis bisa mengantisipasi hipotermia dan hipoglikemia.

Bahaya paling parah adalah mountain sickness (high altitude). Gangguan itu bisa dialami semua pendaki gunung bila berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter diatas permukaan laut. Tingkat keparahannya bergantung pada seberapa cepat pendaki naik ketinggian tertentu, seberapa berat aktivitas yang dilakukan saat berada di ketinggian, serta kepekaan setiap individu pendaki. Tanda utama mountain sicknees adalah sakit kepala. Yang berbahaya, bila penderita sudah mengalami pulmonary edema (penimbunan cairan di paru) atau cerebral edema (pembengkakan otak).

Cerebral edema terjadi akibat vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) lokal di otak. Pemicunya kekurangan oksigen (hipoksia). Dampaknya, aliran darah ke otak meningkat sehingga tekanan pada pembuluh kapiler ikut bertambah. Bila tidak segera ditangani, penderita cerebral edema bisa mengalami koma dan akhirnya meninggal dunia.

Nah, pulmonary edema terjadi akibat vasokonstriksi (penyempitan pembuluh darah) di paru. Penyebabnya kekurangan oksigen. Dua kondisi tersebut berkurang kalau penderita segera dibawa ke lokasi yang ketinggiannya lebih rendah. Kemudian, diberikan oksigen sebagai terapi sementara.

Untuk menghindari gangguan kesehatan selama aktivitas mendaki gunung, para pendaki diharapkan untuk membawa perlengkapan yang memadai. Misalnya, jaket tebal serta penutup telinga agar tidak terkena Hipotermia. Dan, jangan lupa membawa obat penyakit tertentu serta pertolongan pertama pada kecelakaan.

Puncak bukanlah sebuah tujuan utama, melainkan puncak adalah bonus bagi semua pendaki. Tujuan utama adalah kita bisa kembali pulang ke rumah dengan keadaan yang sehat dan tanpa kekurangan satu apapun. Maka dari itu, persiapkan semuanya dengan secara matang sebelum menjalankan aktivitas mendaki gunung.

Salam lestari.

> keluhan korban mountain sickness
    - sakit kepala
    - lemah (fatigue)
    - sesak nafas pada saat beraktivitas
    - insomnia
    - denyut nadi cepat (>90 kali / menit)
    - kesadaran turun
    - bengkak tangan, kaki atau muka

> tanda paru bengkak
    - batuk terus menerus
    - demam
    - sesak nafas yang menetap walaupun penderita beristirahat

> tanda otak bengkak
   - sakit kepala
   - lemas
   - muntah
   - gangguan penglihatan
   - gangguan kencing
   - gangguan saluran cerna
   - lumpuh satu sisi
   - kebingungan
   - kesadaran semakin menurun

Selasa, 20 Maret 2018

MENDAKI BUKAN REKREASI

MENDAKI BUKAN REKREASI

Mendaki gunung seperti kegiatan petualangan lainnya merupakan sebuah aktivitas olahraga berat. Kegiatan itu memerlukan kondisi kebugaran pendaki yang prima. Bedanya dengan olahraga yang lain, mendaki gunung dilakukan di tengah alam terbuka yang liar, sebuah lingkungan yang sesungguhnya bukan habitat manusia, apalagi anak kota.

Pendaki yang baik sadar adanya bahaya yang bakal menghadang dalam aktivitasnya yang diistilahkan dengan bahaya obyektif dan bahaya subyektif. Bahaya obyektif adalah bahaya yang datang dari sifat - sifat alam itu sendiri.

Misalnya saja gunung memiliki suhu udara yang lebih dingin ditambah angin yang membekukan, adanya hujan tanpa tempat berteduh, kecuraman permukaan yang dapat menyebabkan orang tergelincir sekaligus beresiko jatuhnya batu - batuan, dan malam yang gelap pekat. Sifat bahaya tersebut tidak dapat diubah manusia.

Hanya saja, sering kali pendaki pemula menganggap mendaki gunung sebagai rekreasi biasa. Akibatnya, mereka lalai dengan persiapan fisik maupun perlengkapan pendakian. Tidak jarang diantara tubuh mereka hanya berlapiskan kaos oblong dengan bekal biskuit atau air ala kadarnya.

Meski tidak dapat diubah, sebenarnya pendaki dapat mengurangi dampak negatifnya. Misalnya dengan membawa baju hangat dan baju tebal untuk melindungi diri dari dinginnya udara. Membawa tenda untuk melindungi diri dari hujan bila berkemah, membawa lampu senter, dan sebagainya.

Sementara bahaya subyektif datangnya dari diri orang itu sendiri, yaitu seberapa siap dia dapat mendaki gunung. Apakah dia cukup sehat, cukup kuat, pengetahuannya tentang kompas memadai (karena tidak ada rambu - rambu lalu lintas di gunung), dan sebagainya. Sering terjadi pendaki gunung yang tersesat, mereka tersesat karena tidak melakukan persiapan mendaki gunung.

Memang, mendaki gunung memiliki unsur petualangan. Petualangan adalah sebagai satu bentuk pikiran yang mulai dengan perasaan tidak pasti mengenai hasil perjalanan dan selalu berakhir dengan perasaan puas karena suksesnya perjalanan tersebut.

Perasaan yang muncul dalam bertualang adalah rasa takut menghadapi bahaya secara fisik atau psikologis. Tanpa adanya rasa takut maka tidak ada petualangan karena tidak ada pula tantangan.

Resiko mendaki gunung yang tinggi, tidak menghalangi para pendaki untuk tetap melanjutkan pendakian, karena pendaki memiliki kecenderungan sensation seekinh (pemburuan sensai) tinggi. Para sensation seeker menganggap dan menerima resiko sebagai harga atau nilai dari sesuatu yang didapatkan dari sensasi atau pengalaman itu sendiri. Dari pengalaman - pengalaman yang menyenangkan maupun kurang menyenangkan tersebut membentuk Self-esteem (kebanggaan / kepercayaan diri).

Pengalaman - pengalaman ini selanjutnya menimbulkan perasaan individu tentang dirinya, baik perasaan positif maupun perasaan negatif. Perjalanan pendakian yang dilakukan oleh para pendaki menghasilkan pengalaman, yaitu pengalaman keberhasilan dan sukses mendaki gunung, atau gagal mendaki gunung. Kesuksesan yang merupakan faktor penunjang tinggi rendahnya Self-esteem, merupakan bagian dari pengalaman para pendaki dalam mendaki gunung.

Fenomena yang terjadi adalah apakah mebdaki gunung bagi para pendaki merupakan sensation seeking untuk meningkatkan self-esteem mereka? Selanjutnya, sensation seeking bagi para pendaki gunung kemungkinan memiliki hubungan hubungan dengan self-esteem pendaki tersebut. Karena pengalaman yang dialami para pendaki dalam pendakian dapat berupa keberhasilan maupun kegagalan dalam menggapai puncak gunung......

Senin, 19 Maret 2018

Open tracking MT. Kerinci

KERINCI MERAH PUTIH 400 METER

Tujuan :  Mt.kerinci trekking
                Mt.tujuh trekking

Tanggal : 14 - 20 agustus 2018

Biaya      : 3.500.000/ pack

Fasilitas :
           - tiket pesawat pp sby-padang
           - transport bandara - basecamp
           - BENDERA MERAH PUTIH 400M
           - trekking leader
           - tour leader (HPI)
           - simaksi
           - porter team
           - alat camping
               (Tenda,matras,lampu tenda)
          - alat masak
               (Kompor,cookingset,gas)
          - logistic standart pendakian
               (Makan 3x sehari selama trip)
          - kaos event trip
          - banner event
          - dokumentasi trip

Info pendaftaran :

GASS Adventure
Dsn. Salam Rt 16 Rw 05 Suko - Sidoarjo
(50 meter arah barat dari gerbang Perum Bumi Suko Indah Sidoarjo)

(031) 99034338  ;  087853192809  ;  085733176143

D2D99385  ;  DB8E103E

gassadventuresidoarjo@gmail.com
Gassadventuresidoarjo.blogspot.com

Minggu, 18 Maret 2018

Open tracking MT. Rinjani

Tujuan :  mt.rinjani trekking 
                Pantai lombok tengah
                Snorkling
Tanggal : 1-7 mei 2018
Biaya      : 1.200.000 / pack
Fasilitas :
           -elf long surabaya - lombok pp
           - tiket kapal sby - lombok pp
           - trekking leader
           - tour leader (HPI)
           - simaksi
           - porter team
           - alat camping
                 (Tenda,matras,lampu tenda)
          - alat masak
                (Kompor,cookingset,gas)
          - logistic standart pendakian
                (Makan 3x sehari selama trip)
          - kaos event trip
          - banner event
          - dokumentasi trip

Info pendaftaran :

GASS Adventure
Dsn. Salam Rt 16 Rw 05 Suko - Sidoarjo
(50 meter arah barat dari gerbang Perum Bumi Suko Indah Sidoarjo)

(031) 99034338  ;  087853192809  ;  085733176143

D2D99385  ;  DB8E103E

gassadventuresidoarjo@gmail.com
Gassadventuresidoarjo.blogspot.com

Sabtu, 17 Maret 2018

Paket wisata Bali 4D2N

PAKET WISATA
BALI EXOTIC TOUR 4D2N

tujuan :
> Pantai Pandawa
> GWK
> Pantai Kuta
> Tanah Lot
> Joger
> Bedugul

Fasilitas :
☆ Transportasi Surabaya - Bali PP
☆ Tour Leader
☆ Guide Lokal
☆ P3K Standart selama tour
☆ Dokumentasi (1 keping CD master)
☆ snack + air mineral (saat pemberangkatan)
☆ Makan 8× selama tour
☆ Free HTM
☆ Free Banner wisata
☆ Doorprize
☆ Souvenir
☆ Hotel (1 kamar 3 orang)
☆ Cash back Rp 20.000 / peserta

Harga :
● 5 - 7 peserta (transportasi family car xenia / avanza) Rp 950.000 / orang
● 10 - 17 peserta (transportasi Elf Pariwisata) Rp 925.000 / orang
● 20 - 30 peserta (transportasi Medium Bus) Rp 915.000
● 50 - 60 peserta (transportasi Big Bus) Rp 900.000

Silahkan tentukan sendiri waktu keberangkatan anda beserta rombongan....

Contak Person :

CV. GASS Adventure Tour & Travel Sidoarjo
Dsn. Salam Rt 16 Rw 05 Suko - Sidoarjo
(50 meter arah barat dari gerbang Perum Bumi Suko Indah Sidoarjo)

(031) 99034338  ;  087853192809  ;  085733176143

D2D99385  ;  DB8E103E